Berita Jateng
Gubernur Ganjar: Jateng Punya Potensi Energi Terbarukan Lengkap tapi Belum Tergarap dengan Baik
Potensi sumber energi di Jawa Tengah dinilai cukup banyak, baik yang fosil maupun nonfosil atau energi baru dan terbarukan (EBT).
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
Pembangkit tenaga angin dibangun untuk menggantikan tenaga diesel.
"Untuk memenuhi kebutuhan listrik selama 24 jam yang tadinya hanya sekitar 6 jam, sementara kami meminta PLN untuk menggunakan energi fosil terlebih dahulu," kata Ganjar.
Namun demikian, pembangkit listrik tenaga bayu akan dibangun di Kabupaten Tegal. Sudah ada investor yang bersedia membangun pembangkit dengan kapastitas 60 MW pada fase pertama dan kedua.
Ia menegaskan peran serta masyarakat dan dunia usaha untuk melaksanakan kebijakan mengurangi ketergantungan energi fosil menjadi sangat penting.
Jateng bertekad menuju pada kedaulatan energi dengan berbasiskan EBT potensi lokal. Untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber energi nonfosil, pemprov juga memiliki Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED). Beleid ini sebagai acuan pengoptimalkan EBT di Jateng.(mam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/gubernur-jateng-ganjar-pranowo-saat-menjadi-pembicara-dalam-diskusi-virtual-di-kompas-talks.jpg)