Breaking News:

Berita Batang

Tinjau Pelaksanaan Hari Pertama Pemberlakuan PTM di Batang, Ini yang Dikatakan Bupati Wihaji

Tinjau Pelaksanaan Hari Pertama Pemberlakuan PTM di Batang, Ini yang Dikatakan Bupati Wihaji

Penulis: dina indriani | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Dina Indriani
Bupati Batang Wihaji, saat meninjau jalannya PTM, di SDN Randu 1, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Selasa (9/3/2021) 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji telah mengeluarkan izin pelaksanaan tatap muka untuk sekolah di wilayah zona hijau.

Sebanyak 300 SD dan 30 SMP di Kabupaten Batang mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada hari ini, Selasa (9/3/2021).

Untuk memastikan pelaksanaan PTM sesuai SOP, Bupati Wihaji meninjau langsung sekolah.

Baca juga: Warga Dilarang Parkir di Jalan Pancasila, Ini Tiga Kantong Parkir yang Disedikan Pemkot Tegal

Baca juga: Demokrat Ditagih Kembalikan Mahar Politik Pilkada Magelang Rp500 Juta, Begini Jawaban Rinto Subekti

Baca juga: Hakim PN Semarang Lakukan Perbaikan Putusan soal Kasus Kepailitan, Kuasa Hukum: Kami Keberatan

Baca juga: Pasar Randudongkal Pemalang Senilai Rp44 Miliar Kapan Diresmikan? Kata Hepi Sebelum Ramadan

Beberapa sekolah yang dipantau langsung antara lain : SDN Randu 1, SDN 2 Pecalungan dan SMPN 1 Pecalungan.

“Syarat diperbolehkannya PTM yakni Standar Operasional Prosedur (SOP) harus benar-benar dijalankan, harus ada surat pernyataan dari Komite Sekolah dan Paguyuban Kepala Sekolah,” tutir Wihani, saat meninjau jalannya PTM, di SDN Randu 1, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang.

Wihaji menegaskan, selama kegiatan pembelajaran wajib menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak antar siswa.

Selama PTM juga diharapkan, dengan memadatkan waktu dan materi yang diajarkan hanya mata pelajaran prioritas saja.

“Cara inilah yang kita pakai unuk mengatasi kejenuhan anak ketika terlalu lama mengikuti PJJ. 

Suasana kebatinan siswa sangat saya pahami, ini kebijakan yang mungkin dilakukan, namun SOP dan prokes harus ketat,” jelasnya.

Sementara Kepala Disdikbud Batang, Achmad Taufiq menerangkan, sekolah-sekolah yang saat ini menjalankan PTM adalah yang berada di zona hijau.

“Kita utamakan daerah yang berzona hijau. Dari 444 SD dan 71 SMP, Ada 300 SD dan 30 SMP yang diperbolehkan PTM,” terangnya.

Ia memastikan , apabila ada siswa yang terindikasi Covid-19, akan langsung diliburkan seluruhnya.

“Untuk pengawasan sudah dilengkapi sarana prasarananya dan tetap akan dilakukan monitoring dan evaluasi,”pungkasnya. (din)

Baca juga: Kawanan Pencuri Sikat Habis Rokok dan Kopi Saset Toko Berjejaring di Tegal, Aksinya Terekam CCTV

Baca juga: E-Tilang Segera Diterapkan di Kabupaten Tegal, Kasatlantas: Semua Sudah Disiapkan

Baca juga: Masih Berani Parkirk Kendaraaan di Jalan Pancasila Kota Tegal? Langsung Kena Tilang

Baca juga: ASN Pemkab Tegal dan Wartawan Suntik Kedua Vaksin Covid-19, RSU Adella: Alhamdulilah Lancar

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved