Breaking News:

Berita Kuliner

Sensasi Pedas-Gurih Belut Pecak Santan, Warung Legendaris di Pemalang Sejak 1975, Bikin Keringatan

Sensasi Pedas-Gurih Belut Pecak Santan Bu Niti Pemalang, Warung Legendaris Sejak 1975, Bikin Keringat Mengucur Deras

Penulis: budi susanto | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Budi Susanto
Pecak belut santan, yang dijual di warung pecak belut Bu Niti. Warung tersebut terletak di Desa Tegalmlati, Kecamatan Petarukan, Pemalang, Sabtu (10/4/2021). 

Penulis : Budi Susanto

TRIBUNPANTURA.COM, PEMALANG - Sensasi pedas bercampur gurih, akan langsung menggetarkan lidah pecinta kuliner saat mencicipi belut pecak santan, di warung pecak belut Bu Niti, yang terletak di Desa Tegalmlati, Kecamatan Petarukan Pemalang

Pecak belut di warung Bu Niti juga berbeda dengan pecak belut kebanyakan. Pasalnya, sambal yang digunakan dikombinasikan dengan santan.

Racikan tersebut membuat warung Bu Niti selalu dipadati pelanggan dari Pemalang, maupun luar wilayah.

Baca juga: Sambal Belut Ekstrime Boy 83 di Sukoharjo, Antrean Panjang Sebelum Makan, Harus Ambil Nomor Dulu

Baca juga: Nikmatnya Kuliner Khas Timur Tengah di Tegal, Olahan Daging Kambingnya Enak Tidak Perengus

Baca juga: Rawon Dinobatkan sebagai Sup Terenak se-Asia oleh TasteAtlas 2020, Ini Ulasannya

Baca juga: Sudah Ada Sejak 1940, Begini Lezatnya Kuliner Legendaris Kue Tempel Mamah Cun di Kota Tegal

Warung pecak belut Bu Niti juga menjadi warung pecak belut legendaris. Karena berdiri sejak 1975, dan bisa disebut pioner kuliner pecak belut di Pemalang.

Dengan harga Rp45 ribu untuk satu porsi, warung lengendaris tersebut selalu menjadi tempat singgah pecinta kuliner.

Sensasi gurih pedas itu membuat para pelanggan yang melintas di Jalur Pantura Pemalang, selalu menyempatkan diri untuk mampir. 

Seperti Renaldy, warga Kesesi Kabupaten Pekalongan, yang hampir seoekan sekali mampir ke warung pecak belut Bu Niti.

"Setiap kali saya melintas di Jalur Pantura, pasti saya mampir ke sini."

"Karena pecak belut di sini beda dengan tempat lainya," jelasnya sembari meninkmati belut pecak santan di watung Bu Niti, Sabtu (10/4/2021). 

Keringat Renaldy pun nampak mengucurkan deras, saat ia merasakan sensasi belut pecak santan di warung tersebut. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved