Berita Jateng
Catatan RPJMD Perubahan, DPRD Jateng Sebut Pemprov Perlu Belajar dari Jatim
Pemerintah Provinsi dan DPRD Jawa Tengah sepakati perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
"Pemerintah masih beralasan Covid-19 sebagai penyebabnya, padahal KSPN Borobudur terus berjalan, KI Kendal, KIT Batang sudah lari kencang. Masa target (pertumbuhan ekonomi) 7 persen dari pemerintah pusat tidak berani kita pasang minimal mendekati, diangka 6,2 persen?," kata Bendahara DPD Golkar Jateng ini.
Kondisi ini kontras dengan Jawa Timur yang mampu mengoptimalkan potensi Perpres 80/2019 soal percepatan ekonomi di Jatim.
Menurutnya, perlu bagi Pemprov Jateng untuk melihat kembali semua indikator revisi RPJMD Jateng.
"Tentu kita harus optimis bukan pesimis. Kita niat bekerja atau pasrah terhadap keadaan," ujarnya.(mam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/ketua-pansus-perubahan-rpjmd-mohammad-saleh.jpg)