Berita Jateng

Bupati Pati Haryanto: Saya Tidak Usah Didemo

Kabupaten Pati turun level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Bupati Haryanto di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (1/9/2021). 

Tempat ibadah yang kemarin (kapasitasnya dibatasi) 50 persen, sekarang 75 persen.

Pendidikan kami siapkan uji coba PTM, tiap kecamatan satu SD dan SMP," papar Haryanto.

Dia menambahkan, pagelaran seni-budaya sudah bisa dilaksanakan di gedung secara terbatas.

Selain itu pihak-pihak yang terlibat di dalamnya harus sudah vaksin.

Sementara, pertunjukan seni-budaya di tempat terbuka belum diperbolehkan.

"Kalau tempat wisata baru kita buka Jollong dan Gunungrowo, yang lain belum.

Bertahap.

Tidak bisa langsung sekaligus walaupun sudah level 2. Supaya terkendali," kata dia.

Aturan jam malam pun mengalami kelonggaran.

Waktu berjualan pedagang kaki lima dan pertokoan yang tadinya dibatasi hingga pukul 8 malam, kini dimundurkan menjadi pukul 9 malam.

Haryanto menegaskan, pelonggaran PPKM ini dilakukan bertahap.

Bukan berarti langsung bebas sebebas-bebasnya.

"Saya tidak usah ditekan atau dipaksa.

Tidak perlu didemo.

Sudah ada mekanismenya.

Kalau situasi membaik otomatis ada pelonggaran," tandas dia.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved