Selasa, 19 Mei 2026

Berita Pendidikan

Kendal Termasuk dalam 10 Daerah Pertama Terapkan Program Sekolah Penggerak di Jateng

Kendal Termasuk dalam 10 Daerah Pertama Terapkan Program Sekolah Penggerak di Jateng

Tayang:
Penulis: Saiful Masum | Editor: yayan isro roziki
Tribun-Pantura.com/Saiful Masum
LPMP Jateng bersama sejumlah tokoh sekolah penggerak di Kendal menggelar Forum Pemangku Kepentingan Daerah, Rabu (24/11/2021) di SMPN 3 Patebon. 


Program ini akan terus dipantau melalui forum pemangku kepentingan daerah setiap 6 bulan sekali. 


Di antaranya ada di Sragen, Surakarta, Grobogan, Kabupaten Semarang, dan beberapa daerah lainnya. 


Koordinator FPKD PSP Jateng, Tartib Supriyadi menuturkan, program ini juga melibatkan dinas pendidikan daerah, LPMP, Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Jawa Tengah (PP PAUD Dikmas), Pusat Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Matematika Yogyakarta, dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII.


Pada tahap awal, sebanyak 115 pemangku kepentingan dari berbagai unsur dihadirkan untuk menata jembatan PSP di Kabupaten Kendal


Bertujuan untuk mewujudkan Indonesia maju, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.


"PSP ini kolaborasi antara Kemendikbud dengan pemerintah daerah."

"Dalam rangka penyempurnaan program transformasi  sekolah sebelumnya, komitmen pemda jadi kunci," jelasnya.


Kemajuan pendidikan di setiap daerah pada nantinya bisa ditentukan oleh program sekolah penggerak. Dengan misi menyukseskan program merdeka belajar. 


"PSP ini ada karena kesepakan antara pemerintah pusat dengan daerah."

"Ada keunikan sendiri di setiap sekolah, sehingga butuh pendampingan dan strategi yang jitu," katanya.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi menyampaikan, pemerintah daerah akan terus berkomitmen demi kesuksesan sekolah penggerak.


Artinya siap menjadi fasilitator dan katalisator berjalannya program.


"Ada program-program dalam ranah peningkatan mutu pembelajaran yang bisa didorong ke sana. Ada tantangan terkait, SDM dan sarpras juga."

"Banyak sekolah yang masih kekurangan kelengkapan IT, dan lainnya. Ini yang akan pemerintah perhatikan," tetang Wahyu.


Ia berharap, forum ini sebagai ajang dalam mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang ada.


Seperti menyiapkaan anggaran, hingga mengoptimalkan BOS Kinerja penunjang PSP.


"Semua berkomitmen untuk membersamai dan mendukung kesuksesan program ini."

"Harapannya bisa bekerja dalam teamwork, saling mengingatkan, saling bersinergi dalam memberikan yang terbaik untuk keberhasilan bersama," tutur Wahyu. (Sam)

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved