PSIS Semarang
Pompa Motivasi Tinggi, Komentar Pratama Arhan Jelang Hadapi Bali United
Jelang laga versus Bali United, Minggu (20/2/2022), bek PSIS Semarang Pratama Arhan mengaku dalam motivasi tinggi.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Moch Anhar
TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Jelang laga versus Bali United pada pekan ke 26 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Minggu (20/2/2022), bek PSIS Semarang Pratama Arhan mengaku dalam motivasi tinggi.
Maklum saja, laga tersebut akan jadi laga perpisahan antara Arhan dan PSIS Semarang.
Setelah laga vs Bali United, Arhan akan segera bergabung ke tim asal Jepang, Tokyo Verdy.
"Saya dan rekan-rekan sudah melaksanakan persiapan dengan baik, kami sepakat untuk meraih poin penuh," kata Arhan dalam sesi jumpa pers, Sabtu (19/2/2022).
Baca juga: Labfor Polda Jateng Sebut Penyebab Kebakaran Johar Relokasi Akibat Korsleting Listrik
Baca juga: Pantai Batam Sari Tegal Jadi Rekomendasi Wisata Alam yang Nyaman dan Teduh
Arhan mengatakan, ia dan rekan setimnya ingin menunjukkan bahwa mereka mampu mengalahkan tim sekelas Bali United yang saat ini ada dalam jalur perburuan juara BRI Liga 1 2021/2022.
"Bali tim bagus, kami ingin tunjukkan bahwa kami mampu mengalahkan Bali United. Menurut saya, pemain depan mereka sangat bagus. Finishing mereka juga bagus. Ini harus diwaspadai oleh PSIS," ungkap Arhan.
Soal partai pamungkas membela PSIS, Arhan mengaku mempersiapkan diri sebaik mungkin.
"Saya akan kasih yang terbaik dan semoga dapat tiga poin di laga terakhir saya," katanya.
Di sisi lain, Arhan berharap PSIS tetap meraih hasil yang maksimal meski setelah laga melawan Bali United ia sudah harus meninggalkan klub.
Baca juga: Tak Patuhi Standar, 10 Mobil Pribadi Terjaring Razia Strobo dan Sirine di Karanganyar
Baca juga: RSUD Dr Soeselo Slawi Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Sediakan 154 Tempat Tidur dan Ruang IsolasiĀ
Baca juga: Pelatihan DEA Tumbuhkan Wirausaha Mandiri UMKM di Kabupaten Tegal
Bergabung ke Tokyo Verdy dikatakan Arhan menjadi lompatan bagus untuk karirnya sebagai pesepakbola.
"Buat PSIS dan teman-teman, saya berharap selalu kerja keras, memberikan yang terbaik, berikan kemenangan PSIS. Tentu berat meninggalkan PSIS karena saya dari akademi juga. Tapi saya tidak masalah meninggalkan PSIS, untuk ke depannya lebih baik lagi buat karir saya," kata Arhan. (*)