Breaking News:

Penanganan Corona

Klaster Ponpes di Banyumas Bertamabah, 76 Santri Positif Covid-19

Kasus positif Covid-19 dari Klaster Ponpes di Banyumas kembali bertambah. Sebanyak 76 santri di sebuah ponpes di Watumas postif Covid-19.

Tribunpantura.com/Permata Putra Sejati
Kondisi halaman depan sekitar Ponpes Karangsuci, Purwanegara, Purwokerto Utara pascaratusan santrinya dinyatakan positif Covid-19. 

TRIBUN-PANTURA.COM, PURWOKERTO - Kasus positif Covid-19 dari Klaster Ponpes di Banyumas kembali bertambah.

Sebanyak 76 santri di sebuah ponpes di Watumas, Kecamatan Purwokerto Utara,  dinyatakan positif Covid-19.

"Awalnya laporan dari Dinkes Banyumas awalnya yang terkonfirmasi positif ada 10 santri.

Dari data tersebut, Dinkes melakukan screening dan swab di ponpes tersebut. 

Baca juga: Belasan Rumah Warga di Jabungan Semarang Rusak Disapu Puting Beliung

Baca juga: Tembakau dan Air Putih Jadi Rahasia Awet Muda Tarji Kakek Berusia Hampir Satu Abad

Baca juga: Pemain PSIS Jadi Kapten Timnas U 19, Begini Tanggapannya

Baca juga: Wacana Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Meningkatkan Pengangguran, Begini Upaya Bupati Tegal

Kemudian ada sekitar 100 yang diswab dan hasilnya 66 positif Covid-19," kata Juru Bicara Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Banyumas, Enjang Burhanudin Yusuf.

Pihaknya berkomitmen tinggi menjaga setiap ponpes menjaga protokol kesehatan.

"Kami melakukan usaha dhohir dan batin dengan mujahadah dan doa bersama demi keselamatan ponpes," jelasnya.

Enjang menegaskan ketika ada santri bergejala ke arah Covid-19 misalnya kehilangan indra penciuman pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Dinkes Banyumas agar bisa segera dilokalisir dan diperiksa. 

Karena adanya penambahan dari klaster pondok pesantren membuat santri yang dirawat di rumah sakit ikut bertambah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan saat ini ada 100 santri yang dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Keadaan Ekonomi Sudah Membaik, Tiga Keluarga Penerima Program Keluarga Harapan di Tegal Undur Diri

Baca juga: Sopir Truk Kabur Setelah Kendaraannya Melindas Gadis 20 Tahun Hingga Tewas di Jalur Pantura Semarang

Baca juga: Hujan Semalam, Teras Rumah Milik Warga Lempongsari Semarang Ini Ambles Sedalam Sekitar 3 Meter

"Ada 100 yang dirawat dan itu adalah gabungan dari santri di Karangsuci dan Watumas," ujarnya saat dihubungi Tribun-Pantura.com, Jumat (16/10/2020).

Pihaknya menambahkan jika saat ini santri yang merupakan orang tanpa gejala (OTG) masih dikarantina di tiga lokasi, yaitu Balai Diklat Baturraden, Wisma Wijayakusuma dan Wisma Pondok Slamet, Baturraden.

"Santri dalam keadaan sehat.

Tingkat kesembuhannya juga tinggi, sampai dengan hari ini sudah 186 orang santri yang dinyatakan sembuh," pungkasnya. (Jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved