Penanganan Corona
Berkali-kali Kabur dari Ruang Isolasi, Pemulung Positif Covid-19 Repotkan Tenaga Medis
Seorang pemulung yang dinyatakan positif Covid-19 merepotkan petugas media. Pasalnya ia yang diminta untuk isolasi justru kabur.
TRIBUN-PANTURA.COM - Seorang pemulung yang dinyatakan positif Covid-19 merepotkan petugas media.
Pasalnya ia yang diminta untuk isolasi justru kabur. Ketika kembali ditemukan dan diiasolasi lagi ia kabur untuk kedua kalinya.
Kini Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon masih mencari seorang pemulung terkonfirmasi positif corona yang kabur saat hendak dibawa ke pusat karantina.
Kepala Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon Joy Adriansz mengaku telah berulang kali mendatangi tempat tinggal pemulung itu.
Baca juga: Kota Tegal Terima Piagam Penghargaan Opini WTP dari Kemenkeu RI
Baca juga: Pasien Covid-19 Kabur dan Berbaur dengan Massa Aksi Penolak UU Cipta Kerja
Baca juga: Jadwal Samsat Keliling Kajen Kabupaten Pekalongan Hari Ini, Rabu 21 Oktober 2020
"Sudah beberapa kali dijemput, tapi yang bersangkutan melarikan diri," kata Joy saat dihubungi Kompas.com, Selasa (20/10/2020).
Joy enggan memerinci identitas pemulung tersebut.
Namun, satgas telah berkoordinasi dengan pengurus rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) di sekitar tempat tinggal pemulung itu.
Hal itu dilakukan untuk mempermudah pencarian sehingga pemulung itu bisa segera dirawat di pusat karantina.
“Sementara sudah ditindaklanjuti ke satuan tugas di tingkat RT dan RW, kita berharap segera ditemukan,” ujarnya.
Joy juga mengimbau warga setempat memberikan informasi kepada satgas jika melihat pemulung tersebut.
“Kami juga berharap warga dapat menginformasikan kalau melihat atau mengetahui keberadaan pemulung itu,” katanya.
Positif bersama lima pemulung lain
Menurut Joy, pemulung itu dinyatakan positif Covid-19 bersama lima rekan seprofesinya pada Kamis (15/10/202).
Joy tak memerinci riwayat pemeriksaan yang diikuti para pemulung tersebut.
Baca juga: Jadwal Samsat Keliling Kabupaten Tegal Hari Ini, Rabu 21 Oktober 2020 Ada di Empat Lokasi
Baca juga: PSSI Tak Kunjung Berikan Kepastian, Asisten Pelatih PSIS Sebut Akan Berdampak pada Psikologis Pemain
Baca juga: Jadwal Samsat Keliling Kota Tegal Rabu 21 Oktober, Buka di Kecamatan Margadana dan 7 Tempat Lainnya
Baca juga: Nama Presiden Jokowi Jadi Nama Jalan di Abu Dhabi, Ini Daftar Tokoh Indonesia yang Alami Hal Serupa
Setelah mendapat informasi itu, tim satgas bergerak menjemput enam pemulung itu di kediaman mereka di Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Ambon.
Para pemulung itu dibawa ke pusat karantina untuk mendapatkan perawatan dan mencegah penyebaran virus corona baru.
Namun, hanya lima pemulung terkonfirmasi positif Covid-19 yang dibawa petugas ke pusat karantina.
Seorang pemulung dilaporkan kabur saat dijemput tim satgas. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/ilustrasi-corona-virus-atau-covid-19.jpg)