Jumat, 17 April 2026

Berita Batang

Tesla Dikabarkan Segera Buka Pabrik di Batang, Begini Penjelasan Pemerintah

Target nasional dalam paparan Bappenas terkait investasi pada 2020-2024 mencapai 5,9 hingga 7 persen.

Penulis: budi susanto | Editor: Rival Almanaf
Tribunpantura.com/Budi Susanto
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, saat mengunjungi KIT Batang, untuk melakukan koordinasi pembangunan infrastruktur, Sabtu (17/10/2020) sore. 

Adapun lewat siaran tertulisnya, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM Ikmal Lukman, menyatakan sejumlah fasilitas di KIT Batang mulai dibangun September lalu dan akan rampung 6-12 bulan mendatang. 

"Selain pembangunan jalan penghubung dari exit tol ke KIT Batang dan jalan utama kawasan, jaringan pipa gas antara Cirebon-Semarang (Cisem) pembangunan konstruksinya sudah dimulai akhir September, dengan target penyelesaian dalam waktu 6-12 bulan. "

Baca juga: Begini Cara Urus SKU untuk Dapatkan Banpres Produktif Senilai Rp2,4 Juta, Gratis!

Baca juga: Covid-19 Klaster Pilkada di Purbalingga Meluas: Paslon, Timses hingga Petugas KPU Terinfeksi Corona

Baca juga: Polisi Bubarkan Deklarasi KAMI di Jambi, Gatot Nurmatyo Gagal Berpidato, Begini Kronologinya

Baca juga: Antwerp vs Tottenham, Dipermalukan Tim Debutan Liga Europa Mourinho Murka, Langsung Perintahkan Ini

"Diperkirakan aliran gas oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) siap didistribusikan pada akhir tahun 2021 atau awal 2022. Sementara itu suplai listrik di KIT Batang disiapkan dari PLTU Batang 2x1000 MW," imbuhnya. 

KIT Batang sendiri ditargetkan menjadi kawasan industri percontohan kerja sama antara pemerintah dengan BUMN, dengan konsep infrastruktur dasar dan pendukung disediakan oleh pemerintah. 

Infrastruktur meliputi akses jalan untuk tol dan non-tol, penyediaan air baku dan air bersih, kereta api, listrik, gas, terminal kontainer darat (dry port) dan pelabuhan. 

Dengan luasan 4.300 hektar, hingga kini pembangunan KIT masuk fase pertama dengan luasan 450 hektar. Terkiat investor, sudah ada 7 perusahaan yang berminat menanamkan modalnya dengan nilai investasi mencapai Rp 11 triliun lebih atau 850 juta Dolar AS. (bud) 

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved