Jumat, 1 Mei 2026

Berita Blora

Perampokan Terjadi di Blora, Penghuni Rumah Diikat dan Dipukuli

Aksi perampokan terjadi di RT 2 RW 3 Dukuh Dukuhan, Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Blora, Jumat (13/11/2020).

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Rival Almanaf
Tribun-Pantura.com/ Rifqi Gozali
Angota Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara perampokan rumah di Dukuh Dukuhan, Kelurahan Sonorejo, Blora 

TRIBUN-PANTURA.COM, BLORA - Aksi perampokan terjadi di RT 2 RW 3 Dukuh Dukuhan, Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Blora, Jumat (13/11/2020).

Dalam aksi ini pelaku menggasak sejumlah barang berharga, selain itu pemilik rumah juga tidak luput dari penganiayaan.

Perampokan tersebut menyasar rumah juragan indekos Sagiyo (55).

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB saat azan subuh berkumandang.

Baca juga: Pasar Weleri Kendal Kembali Munculkan Titik Api, Pedagang: Asap Tebal Membumbung Tinggi

Baca juga: Terdampak Pandemi Covid-19, Asita Kabupaten Tegal Sempat Vakum dan Anggotanya Banting Setir

Baca juga: Bulan Depan Mau Menikah, Wanita Ini Justru Ditemukan Meninggal di Sebuah Kebun di Semarang

Baca juga: Kecamatan Slawi Tidak akan Terapkan PSBB Meski Ditetapkan Sebagai Zona Merah Covid-19

Pelaku yang berjumlah empat orang itu masuk langsung menodongkan senjata tajam.

Atas kejadian tersebut, Sagiyo mengalami pendarahan yang harus dilarikan ke rumah sakit.

Dia dianiaya oleh kawanan pelaku karena sebelumnya mencoba melawan dan berteriak meminta pertolongan.

"Jangan bergerak. Ruangan diocar-acir. Kalau di dalam ada uang, kamu tak bunuh," kata Watini (51) istri Sagiyo.

Selain pendarahan, kata Watini, suaminya juga mengalami memar di bagian mata. Sementara saat kejadian, dia bersama anaknya diikat dan dilakban.

"Saya dan anak laki-laki saya diikat dan disolasi," ucapnya.

Dalam aksi kejahatan ini, katanya, para pelaku menggasak uang tunai, hape, dan perhiasan emas yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara itu, Kapolsek Blora AKP Joko Priyono mengatakan, pihaknya masih mendalami kejadian tersebut. Olah tempat kejadian perkara juga sudah dilakukan.

Baca juga: Sekitar 75 Persen Bangunan Pasar Weleri Terbakar, Labfor Polda Jateng Teliti Penyebabnya

Baca juga: Bupati Tegal Lantik 52 Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU, Komisi IX DPR RI: Tingkatkan Kualitas Diri

Baca juga: Video Kebakaran Pasar Weleri, Pasar Terbesar di Kabupaten Kendal

Baca juga: Prakiraan Cuaca Pekalongan Raya Jumat 13 November 2020, Hujan Ringan hingga Sedang di Sore Hari

Dari keterangan korban, kata Joko, pelaku empat orang itu masuk melalui pintu depan.

"Pelaku empat orang pakai masker. Lewat pintu depan, memang saat itu tidak ditutup pemilik rumah," ujar Joko.

Untuk jumlah kerugian pasti, kata Joko, pihaknya masih menghitung.

"Yang jelas (barang yang digasak) ada uang tunai dan emas. Ini masih kami hitung," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved