Berita Batang
Warga Batang Buka Kursus Bahasa Mandarin Gratis di Desa Sendang
Ide Arif Hidayat dan Lia Amalia warga Desa Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang untuk membuka kursus bahasa mandarin yang bisa diakses.
TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Ide Arif Hidayat dan Lia Amalia warga Desa Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang untuk membuka kursus bahasa mandarin yang bisa diakses warga secara gratis menjadi sorotan Pemkab Batang.
Bahkan ide tersebut mencetuskan adanya Desa Mandarin satu-satunya di Kabuapten Batang.
Bupati Batang Wihaji pun, sangat mendukung ide dari Arif dan Lia yang telah membuka kursus bahasa mandarin gratis.
Baca juga: Mobil Tak Kuat Nanjak di Gunungpati Semarang, Pengemudi Ini Arahkan Kendaraanya Meluncur ke Jurang
Baca juga: Kronologi Pria di Semarang Meninggal di Dalam Grand Max, Warga Mengira Sedang Tidur,
Baca juga: Untuk Bangkitkan Kembali Desa Wisata di Tengah Pandemi Perlu Uluran Tangan Akademisi
Baca juga: Di Kabupaten Batang Tidak Ada Pemakaman Khusus Covid-19
Menurut Bupati Wihaji, ide Arif dan Lia wajib untuk ditindak lanjuti Pemkab Batang.
"Selain menularkan ilmu ke masyarakat, adanya transfer ilmu yang dilakukan Arif dan Lia ke masyarakat juga menjadi persiapan menyambut datangnya investasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang," paparnya, Senin (16/11/2020).
Dilanjutkannya, skill bahasa mandarin akan sangat dibutuhkan jika investor asal Tiongkok membangun industri di KIT Batang.
"Karena sudah banyak investor yang mengincar KIT Batang, untuk itu kemampuan berbahasa asing wajib dioptimalkan," jelasnya.
Baca juga: Angin Kencang Robohkan Pohon Palem di Jalan Hang Tuah Kota Tegal
Baca juga: Dalam Sepekan Warga Batang Digegerkan Dua Kali Penemuan Jenazah Bayi Laki-laki
Baca juga: Polisi Tolak Laporan Pendukung Rizieq Terhadap Nikita Mirzani, Ini Alasannya
Baca juga: Mahasiswa Tingkat Akhir Kampus di Jatim Edarkan Uang Palsu di Pekalongan: Saya Tergiur Keuntungan
Selain mempersiapkan menyambut datangnya investasi asing masuk ke Batang, Bupati Wihaji juga berencana mengembangkan Desa Sendang sebagai destinasi wisata.
"Desa Mandarin tentunya bisa menjadi ikon baru di Kabupaten Batang, karena hanya ada satu, mungkin tidak hanya di Batang, bahkan di Pantura. Jadi potensi itu wajib dikembangkan," tambahnya. (bud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/bupati-batang-wihaji-saat-berkunjung-ke-desa-sendang.jpg)