Selasa, 21 April 2026

Berita Batang

Bupati Wihaji Akan Koordinasikan Permintaan Adanya Laboratorium PCR 

Tidak adanya laboratorium yang dilengkapi Polymerase Chain Reaction (PCR) di Kabupaten Batang membuat hasil swab test harus dikirim ke Semarang. 

Penulis: budi susanto | Editor: Rival Almanaf
Tribun-Pantura.com/ Desta
Peresmian Laboratorium PCR Covid-19 di RSUD dr Soeselo Slawi, Jumat (23/10/2020). 

TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Tidak adanya laboratorium yang dilengkapi Polymerase Chain Reaction (PCR) di Kabupaten Batang membuat hasil swab test harus dikirim ke Semarang. 

Alhasil untuk mengetahui hasil PCR warga Batang membutuhkan waktu minimal 2-3 hari. 

Belum adanya laboratorium tersebut juga pernah disinggung Brigjenpol (Purn) Oneng Subroto, selaku Liaison Officer (LO) Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, saat berkunjung ke Kabupaten Batang beberapa waktu.

Baca juga: Mendikbud Ijinkan PTM di 2021, Pemkot Salatiga Wajibkan Siswa Jalani Rapid Test

Baca juga: Kepala Sekolah di Blora Tidak Netral, KASN Rekomendasi Bupati untuk Berikan Sanksi Sedang

Baca juga: Delapan Sepedanya Disita KPK, Edhy Prabowo: Tidak Ada Kaitannya Dengan Kasus Saya

Baca juga: Khianati Suami yang Jadi TKI, Wanita 30 Tahun Justru Dibunuh Selingkuhannya dan Dikubur di Fondasi

Menanggapi hal tersebut, Pemkab Batang akan mengadakan koordinasi terkait penyediaan laboratorium. 

Dikatakan Bupati Batang Wihaji, saat ditemui Tribunjateng.com di komplek Rumah Dinas Bupati Batang, Pemkab akan mencoba mencari solusi terkait hal tersebut. 

"Fasilitas tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, namun butuh anggaran dalam penyediannya," paparnya, Jumat (4/12/2020).

Dilanjutkannya, ia akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk menyiapakan fasilitas tersebut.

Baca juga: Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Jumat 4 Desember 2020 Buka di Lima Lokasi

Baca juga: Inovasi Pelayanan Publik Pemkab Tegal Masuk Top 20 di Jawa Tengah

Baca juga: Habib Thohir Wafat, Wawali Tegal Jumadi: Masyarakat Kehilangan Sosok Ulama yang Mengayomi

Baca juga: Cerita Noken Papua, Jadi Google Doodle Hari Ini, Ditetapkan UNESCO Jadi Warisan Budaya Dunia

"Coba kami koordinasikan terlebih dahulu, namun kami pastikan jika untuk masyarakat terutama menanggulangi Covid-19 akan kami prioritaskan," katanya. 

Bupati Wihaji juga menemukan, meski angka Covid-19 bertambah, namun angka kesembuhan juga meningkat. 

"Total terkonfirmasi positif Covid-19 di Batang ada 1.245 orang, dari total tersebut 920 dinyatakan sembuh. Bahkan angka kesembuhan setiap hari meningkat yang dari 60 hingga 80 orang perhari," tambahnya. (bud) 

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved