Berita Jateng
Penerima Manfaat Kartu Prakerja di Jateng Capai 507.341 Orang, Ganjar: Ini Bagus, tapi . . .
Penerima Manfaat Kartu Prakerja di Jateng Capai 507.341 Orang, Ganjar: Ini Bagus, tapi . . .
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: yayan isro roziki
TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta agar program Kartu Prakerja yang digulirkan pemerintah pusat melalui Kementeriaan Koordinator Perekonomian agar bisa lebih optimal dan masuk ke kebutuhan pokok masyarakat.
Selain itu, pengelola Kartu Prakerja diminta agar bisa mengelola dan mendapatkan timbal balik atau feedback dari masyarakat penerima.
"Sebenarnya ini bagus, ada beberapa orang yang memanfaatkan Kartu Prakerja."
Baca juga: 2,1 Juta Pekerja Terkena PHK, Menteri Laporkan Perkembangan Program Kartu Prakerja
Baca juga: Kisah Pilu Regina Tinggal di Gubuk Reyot, 2 Anaknya Lumpuh Terkulai, Ditinggal Minggat Suami
Baca juga: Heboh, Warga Banjarnegara Tangkap Buaya Muara di Waduk Mrican, Nyangkut di Jaring Nelayan
Baca juga: Respon Berkelas Bupati Pekalongan Asip Kholbihi setelah Kalah Pilkada: Tuntaskan Program Kerja
"Beberapa orang yang belum bekerja lumayan bisa dilatih bekerja."
"Tapi, ada keinginan agar lebih optimal. Optimalisasi ini penting agar pengelola dapat feedback dari masyarakat," kata Ganjar, Jumat (11/12/2020).
Ia menuturkan, ada beberapa masyarakat yang tanya terkait aksesnya. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu masyarakat kesulitan mengakses.
Kemudian, kata dia, ada juga masyarakat yang bertanya apakah program tersebut efektif atau tidak.
"Sebetulnya kami positif saja. Ini niat baik agar bisa melatih yang belum bekerja."
"Tentunya untuk meningkatkan keterampilan. Kartu Prakerja ini bisa jadi fasilitas rencana kehidupan agar lebih baik," ujarnya.
Sementara, program Kartu Prakerja sudah sampai di gelombang ke-11.
Di Jawa Tengah total ada 507.341 penerima yang mengikuti dari gelombang atau batch 1-11.
Program ini telah menjangkau ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Persebaran penerima paling banyak ada di Kota Semarang yakni sebanyak 38.005, lalu Kabupaten Banyumas dengan 31.377 penerima.
Sedangkan penerima paling sedikit ada di Kota Magelang dengan 3.309 penerima.
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, saat di Semarang, menuturkan dilihat dari profil penerima Kartu Prakerja 74 persen di antaranya berusia 35 tahun ke bawah.
"Kemudian, pendidikan mereka sebanyak 75 persen berpendidikan SMA/ sederajat ke atas."
"Artinya relatif berpendidikan dan muda," kata Denni.
Ia menerangkan kategori pelatihan dengan peminat terbanyak di Jawa Tengah yakni penjualan dan pemasaran (strategi penjualan, pemasaran, dll), gaya hidup (membuat dan menjual masker, tata rias, dll) makanan dan minuman, bahasa asing, dan manajemen (bisnis rumahan, UMKM, cara memulai bisnis, dll).