Berita Jateng

Penerima Manfaat Kartu Prakerja di Jateng Capai 507.341 Orang, Ganjar: Ini Bagus, tapi . . .

Penerima Manfaat Kartu Prakerja di Jateng Capai 507.341 Orang, Ganjar: Ini Bagus, tapi . . .

Tribunpantura.com/Mamdukh Adi P
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, berbincang dengan penerima manfaat program Kartu Prakerja di Hotel Gumaya Semrang, Kamis (10/12/2020). 

Dari total penerima tersebut, 87 persen diantaranya merupakan yang menganggur pada saat mendaftar Kartu Prakerja.

Kemudian jumlah penerima dari Jateng yang pada saat mendaftar merupakan wirausaha terdampak covid ada sebanyak 11.851 orang.

Sedangkan total insentif yang telah disalurkan ke peserta yakni Rp 731 miliar.

Pemanfaatan insentif itu digunakan untuk membeli bahan pangan, modal usaha, tagihan listrik, membeli bahan bakar, dan membeli pulsa atau paket.

Ketika ditanya persentase penerima manfaat yang kini sudah berwirausaha, Deni menuturkan penerima yang pada saat mendaftar menanggur dan kini sudah menjadi wirausaha ada 22 persen.

"Sementara, untuk yang awalnya menganggur karena terdampak pandemi dan sekarang sudah menjadi karyawan, freelance, dan wirausaha ada  sebanyak 46 persen penerima," jelasnya.

Sementara, secara nasional penerima Kartu Prakerja mencapai 5,26 juta yang terdistribusi di 514 kabupaten/kota se-Indonesia.

Untuk batch ke-12 selanjutnya, pihaknya akan merencanakan dibuka pada 2021 mendatang. Masih menunggu arahan dari Kemenko Perekonomian.

Soal feedback dari masyarakat penerima, Deni menuturkan pihaknya telah membuka semua kanal agar penerima bisa memberi masukan. Serta ada evaluasi dan timbal balik untuk peningkatan fasilitas ke depannya.

"Kami ini melayani jutaan penerima Kartu Prakerja. Channel apapun kami buka."

"Dari ulasan dan rating setelah mereka menuntaskan pelatihan, mereka akan memberikan bintang penilaian."

"Secara nasional, rating yang diberikan mencapai 4,9 dari skala 1-5. Begitu juga di Jateng, mendapatkan rating 4,9," kata Deni.

Ia melanjutkan, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2020, menampilkan 88 persen penerima puas dengan keterampilan yang diberikan.

Terkait minat warga mendaftar Kartu Prakerja, dia menuturkan cukup tinggi. Ia pun memberikan data jumlah penerima pada batch-1 yang baru saja dirilis pada 11 April dan ditutup 17 April.

Pada gelombang pertama itu total ada 2 juta orang pendaftar se-Indonesia. Sedangkan yang menerima ada 168 ribu.

"Itu baru uji coba, dan tes kapasitas mesin processing. Dari itu kelihatan minat dan pengetahuan masyarakat mengenai Kartu Prakerja. Selama satu pekan saja sudah ada 2 juta pendaftar."

"Bahkan, pada batch-11 hanya dibuka dua hari, tapi jumlah pendaftar mencapai 6,7 juta. Artinya masyarakat salling getok tular, mereka sudah tahu soal pelatihan online ini," imbuhnya. (mam)

Baca juga: Motor Matic Ditemukan Pencari Ikan di Dasar Sungai, Dilaporkan Hilang, Polisi Duga Sengaja Dibuang

Baca juga: Akui Kekalahan Kokok Serahkan Tumpeng kepada Calon Bupati Terpilih Blora: Ini Penghormatan Saya

Baca juga: Turis Asing Boleh Masuk ke Indonesia Melalui 7 Bandara Ini, Mana Saja? Ini Daftarnya

Baca juga: Wabup Petahana Ini Nikmati Kemenangan Pilkada di Penjara KPK, Terlibat Korupsi Tanah Kuburan

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved