Breaking News:

Berita Regional

53 Polisi Dipecat, Mayoritas karena Terlibat Kasus Narkoba, Kapolda: Cukup Satu Kata

53 Polisi Dipecat, Mayoritas karena Terlibat Kasus Narkoba, Kapolda: Cukup Satu Kata

Ilustrasi Grafis/Tribun-Video.com
Ilustrasi oknum anggota polisi. 

53 polisi di Polda Sumut dipecat, mayoritas karena terlibat penyalahgunaan narkoba. Untuk personel yang terlibat narkoba, menurut Kapolda, hanya ada satu kata: pecat.

TRIBUNPANTURA.COM - Kepolisian Daerah Sumatera Utara memecat sedikitnya 53 personel dengan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) alias dipecat.

53 polisi tersebut dipecat, mayoritas karena terlibat berbagai penyimpangan dan pelanggarana berupa penyalahgunaan narotika.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin menegaskan tidak akan menolerir personel yang terlibat kasus narkoba.

Baca juga: Cerita Pilu PSK di Bali Diperas Oknum Polisi, Diminta Setor Bulanan dan Jatah Hubungan Intim

Baca juga: Bawa 15 Kilo Sabu, Kurir Sabu Ditembak Polisi Karena Melawan Petugas

Baca juga: Gubernur Keluarkan Caci Maki di Depan Umum, Mantan Dankor Brimob Itu Dilaporkan Polisi

Baca juga: Terbongkar! Tarif Lolos Seleksi Bintara Rp 250 Juta per Orang, Oknum Polisi Penerima Suap Disidang

"Selama 2020, anggota kami yang melakukan penyimpangan, melakukan tindak kejahatan sudah kami putuskan dengan pemberhentian dengan tidak hormat sebanyak 53 personel dalam semua pangkat dan jabatan," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin di Mako Brimob Sumut, Rabu (30/12/2020).

Dikatakannya, pelanggaran terbesar yang dilakukan puluhan personel tersebut yakni penyalahgunaan narkotika.

Dia menegaskan tidak pernah menolerir personel polisi yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

"Jadi, kalau saudara minta tolong menangis-nangis ke saya, tidak pernah saya ampuni, tidak pernah saya maafkan."

"Cukup satu kata, disposisi saya kepada Kabid Propam cuma satu, langsung pemberhentian dengan tidak hormah (PDTH)," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Martuani juga memaparkan selama kurang lebih 1 tahun 13 hari menjabat sebagai Kapolda Sumut, sudah dilakukan banyak pengungkapan penyalahgunaan narkotika.

"Hingga saat ini sudah 702,5 kilogram sabu telah dilakukan penindakan Polda Sumut dan jajaran," ujarnya.

Selain itu, Kapolda Sumut juga fokus dalam penanganan kejahatan jalanan yang sudah meresahkan masyarakat seperti begal dan bajing loncat.

Dalam kurun beberapa bulan para pelaku kejahatan tersebut berhasil ditangani.

"Untuk aksi premanisme, unjuk rasa dan kasus laka lantas turut mengalami penurunan di tahun 2020," jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 53 Polisi Dipecat Kasus Narkoba, Kapolda Sumut: Menangis-nangis ke Saya, Tidak Pernah Saya Ampuni

Baca juga: Pesawat Nam Air ATR72 Bisa Mendarat Mulus, Bandara Ngloram Blora Siap Layani Penerbangan Komersial

Baca juga: FPI Dibubarkan Pemerintah, Rizieq Shihab Langsung Instruksikan Ini kepada Para Pengikutnya

Baca juga: Dua Wisatawan Dicegah Otoritas Setempat ke Karimunjawa, Suroto: Hasil RDT Antigen Positif Corona

Baca juga: BPS Catat Angka Kemiskinan di Kabupaten Tegal Tahun 2020 Naik Menjadi 8,14 Persen

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved