Breaking News:

Berita Pendidikan

Setelah Kritik Gelar Kehormatan Dr HC Nurdin Halid, Prof BR Dikeluarkan dari WAG Profesor Unnes

Setelah Kritik Gelar Kehormatan Dr HC Nurdin Halid, Prof BR Dikeluarkan dari WAG Profesor Unnes

Istimewa
Kolase tangkapan layar kritik pemberian gelar honoris causa terhadap Nurdin Halid, di WAG Majelis Profesor Unnes. Tak lama setelah melontarkan kritik, Prof BR dikelurkan dari WAG Majelis Profesor Unnes. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Tak lama setelah melontarkan kritik berkait penganugerahan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa (Dr HC) kepada Nurdin Halid, Profesor Bambang Budi Raharjo --yang karib disapa Prof BR-- dikeluarkan dari WhatsApp Grup (WA) Majelis Profesor Unnes.

Prof BR dikeluarkan dari WAG Majelis Profesor Unnes oleh akun WA bernama Prof Fathur Rokgman, yang tak lain merupakan Rektor Unnes, pada Kamis (11/2/2021) lalu. 

Prof BR yang merupakan guru besar pada Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unnes, dalam grup itu cukup vokal mempertanyakan kelayakan pemberian gelar kehormatan Dr HC bidang teknologi terhadap mantan terpidana korupsi, Nurdin Halid.

Baca juga: Unnes akan Anugerahi Eks Terpidana Korupsi Minyak Goreng Nurdin Halid Gelar Doktor Honoris Causa

Baca juga: Nurdin Halid Dianugerahi Gelar Kehormatan Seperti Habib Luthfi, Mahasiswa Unnes Demo: Tak Layak

Baca juga: Terima Gelar Doktor Honoris Causa, Habib Luthfi bin Yahya Sempat Pertanyakan Kepantasan Dirinya

Baca juga: Mahasiswa Unnes Laporkan Rektor Fathur Rokhman ke KPK, Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Kampus

Berdasarkan tangkapan layar, pada Kamis (10/2/2020) Profesor BR memposting poster upacara penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada eks  Keum PSSI, Nurdin Halid. 

Postingan itu disertai teks yang berbunyi, “Anggota Majelis yth, sudah layakkah orang ini mendapatkan gelar doctor honoris causa?” 

Tak mendapatkan jawaban atas pertanyaan itu, Profesor BR kembali memposting unggahan satu di antara alumnus Unnes, Achiar M Permana, di Facebook. 

Unggahan itu berupa dialog satire yang menyejajarkan Habib Luthfi bin Ali bin Yahya dengan Nurdin Halid karena sama-sama menerima anugerah tersebut dari Unnes. 

Diketahui, Majelis Profesor Unnes merupakan sebuah grup Whatsapp yang diikuti oleh semua profesor aktif Unnes. 

Setelah Fathur menjadi rektor dan diterbitkan statuta baru, para profesor tidak lagi otomatis menjadi anggota Senat. 

Sebagai profesor, Fathur dan Bambang menjadi anggota majelis tersebut. Majelis Profesor Unnes diketuai Prof Mungin Eddy Wibowo dengan sekretaris Prof Sucihatiningsih Dian WP. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved