Breaking News:

Opini

Opini Idham Cholid: Muktamar NU yang Diharapkan, Mengapa Terasa Kurang Greget?

Opini Idham Cholid: Muktamar NU yang Diharapkan, Mengapa Terasa Kurang Greget? muktamar ke 34 nu

Dok Pribadi
Idham Cholid, Kader NU & Alumni PMII, tinggal di Wonosobo. 

Oleh Idham Cholid | Kader NU & Alumni PMII, tinggal di Wonosobo

Tak berlebihan jika seluruh warga Nahdliyin berharap, Muktamar ke-34 NU yang telah ditetapkan pada 23-25 Desember 2021 mendatang, dapat dilaksanakan tepat waktu. Mengingat, karena alasan pandemi Covid-19, pelaksanaan forum permusyawaratan tertinggi itu telah diundur satu tahun.

Rasanya, tak berlebihan pula jika kita semua menambatkan harapan bahwa Muktamar yang akan digelar di Lampung itu membawa dampak perubahan, sekaligus kemaslahatan. Tidak saja bagi elit (pengurus) jam'iyah, tetapi juga bagi seluruh warga jamaah. Bahkan untuk Indonesia dan dunia.

Jika warga nahdliyin hanya bisa berharap, lain halnya dengan para pengurus NU. Baik Pengurus Besar, Pengurus Wilayah, maupun Pengurus Cabang (tingkat Kabupaten dan Kota), tanpa kecuali Pengurus Cabang Istimewa (dari luar negeri), tentu mempunyai tanggungjawab agar forum permusyawaratan tertinggi itu terlaksana dengan baik. Mereka adalah muktamirin, para peserta muktamar, yang terlibat secara langsung dalam proses perhelatan itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved