Breaking News:

Penanganan Corona

Satu Anggota Dewan Dinyatakan Positif Covid-19, Kantor DPRD Temanggung Ditutup Sementara

Satu Anggota Dewan Dinyatakan Positif Covid-19, Kantor DPRD Temanggung Ditutup Sementara

Penulis: Saiful Masum | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Saiful Masum
Pengendara melintas di depan kantor DPRD Kabupaten Temanggung. Kantor dewan tersebut ditutup sementara karena ada satu anggota legislatif yang dinyatakan positif Covid-19. 

TRIBUNPANTURA.COM, TEMANGGUNG - Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Temanggung ditutup sementara hingga Selasa besok.

Penutupan aktivitas di kantor dewan tersebut lantaran seorang anggota dewan terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua DPRD Temanggung, Yunianto mengatakan, sebelumnya seorang anggotanya dikabarkan menjalani rapid test 2 kali karena diduga kontak dengan pasien positif.

Baca juga: Satgas Covid-19 Temanggung Pantau Kegiatan di Lingkungan Pondok Pesantren

Baca juga: Bawaslu Kabupaten Pekalongan Layangkan Surat Rekomendasi ke KASN, soal Netralitas ASN di Pilakda

Baca juga: Pemkot Tegal Ajukan 5 Rancangan Peraturan Daerah, Ini Rinciannya

Baca juga: Temui Massa Aksi Tolak UU Cipta Kerja, Ganjar: Saya Telepon 3 Menteri, Sampaikan Aspirasi Buruh

Hasil dari dua kali tes rapid-nya menunjukkan reaktif sehingga dilakukan tes swab.

"Berdasarkan peraturan Tim Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan, kalau 2 kali rapid tes hasilnya reaktif maka dilanjutkan tes swab, dan hasilnya positif," terangnya, Senin (12/10/2020).

Yunianto melanjutkan, dirinya bersama anggota dan semua yang ada di kantor DPRD sudah dilakukan tes swab karena kontak langsung dengan pasien.

Sampel swab diambil pada Jumat (9/10/2020) lalu bertepatan saat aksi demo tolak Omnibus Law, sedangkan hasilnya hingga kini belum bisa diketahui.

"Adanya satu anggota yang positif, kemudian semuanya dites swab."

"Sembari menunggu hasil tes keluar, sementara kantor DPRD kita lock down lokal hingga Selasa besok berbarengan dengan hasil tes keluar," ucapnya.

Dirinya tidak mengetahui pasti kemungkinan dari mana anggotanya tertular corona.

Menurutnya, bisa jadi tertular saat kegiatan Badan Anggaran di Yogyakarta belum lama ini.

Katanya, kegiatan tersebut dilakukan pada pekan terakhir sebelum anggotanya dinyatakan positif.

Ia berharap hasilnya nanti tidak menyebabkan pertambahan jumlah pasien Covid-19 sehingga kantor DPRD Temanggung dibuka kembali.

"Hasil tracing belum diketahui. Riwayatnya terakhir melaksanakan (kegiatan) badan anggaran di Yogyakarta."

"Kita tunggu hasil swab teman-teman semua, kemungkinan Selasa besok hasil keluar."

"Untuk aktivitas apakah dibuka kembali, nanti melihat situasi dan perkembangan hasil swab," ujarnya. (sam)

Baca juga: Sudah 7 Bulan Tutup, Pengelola Bioskop di Kota Tegal Ingin Diizinkan Operasi, Begini Jawaban Jumadi

Baca juga: Jembatan Timbang Subah Ditutup, Tri Nyanyikan Lagu Los Dol, Gunadi: Overload Itu Bahaya

Baca juga: 4 Akses Masuk KIT Batang Langsung Terhubung ke Tol Trans Jawa, Master Plan Segera Rampung

Baca juga: Aktivis Topo Ngligo, Ganjar Kumpulkan Akademisi, Buruh dan Pengusaha Bahas UU Cipta Kerja

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved