Breaking News:

Berita Jateng

Habib Luthfi Putuskan Maulid Akbar di Kanzus Sholawat Pekalongan Ditunda, Begini Reaksi Ganjar

Habib Luthfi Putuskan Maulid Akbar di Kanzus Sholawat Pekalongan Ditunda, Begini Reaksi Ganjar

Tribunpantura.com/Indra Dwi Purnomo
Gubernur Ganjar Pranowo, bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, dan rombongan setelah sowan kepada Habib Luthfi bin Yahya di Pekalongan. 

TRIBUNPANTURA.COM - Habib Luthfi bin Yahya secara resmi akan mengundur palaksanaan Maulid Akbar, memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW di Kanzus Sholawat Pelaongan, 

Hal itu langsung dinyatakan oleh Habib Lutfi di Gedung Kanzus Sholawat, yang terletak di Jalan Dokter Wahidin Noyotaan, Pekalongan Timur, Selasa (17/11/2020) malam.  

Gubernur Jawa Tengah mengapresiasi keputusan Habib Luthfi bin Yahya terkait penundaan acara Maulid Akbar di Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan.

Baca juga: Razia Mafia, Polisi Tangkap 19 Orang Anggota Sindikat, 1 di Antaranya Kepala Daerah

Baca juga: Dewi Sinta Tewas Kunduran Truk, Polisi Ungkap Kronologinya

Baca juga: Belum Terima Pencairan Subsidi Gaji Termin Dua? Begini Penjelasan Menaker soal BLT Pekerja

Baca juga: 739.729 Surat Suara Pilkada Kabupaten Pekalongan Tiba, KPU: Lebih Banyak dari Jumlah DPT

Acara yang sedianya akan digelar pada 18-22 November 2020 itu diundur sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

Ganjar menyebut keputusan itu sebagai cara yang bijak dan bisa menjadi contoh yang baik.

"Habib Luthfi sudah menelepon langsung, katanya ndherek (ikut) Pak Ganjar, tinggal diatur. Ini akan jadi contoh yang baik," kata Ganjar dalam siaran pers, Rabu (18/11/2020).

Ganjar menjelaskan kemungkinan jika acara itu dilaksanakan tentunya sepakat dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat seperti pembatasan.

"Saya sampaikan, kalau itu 100 orang masih oke, tinggal diatur tempatnya, kami akan bantu."

"Kapolda bahkan sudah langsung datang menyampaikan dan kalau perlu nanti akan dibantu dengan memberikan fasilitas streaming untuk acara itu," jelasnya.

Ganjar juga mengapresiasi langkah Wali Kota Pekalongan dan Kapolresta Pekalongan yang juga turun tangan terkait rencana penyelenggaraan acara Maulid Akbar tersebut.

"Semua turun tangan. Bukan melarang justru memberikan ruang dengan cara yang baru."

"Maka adaptasi kebiasaan barunya jalan, peringatan agamanya jalan, dan semua berjalan baik."

"Tapi yang pawai sudah sepakat tidak (dilaksanakan), pameran juga sepakat tidak. Itu cara-cara yang menurut saya bijak, adem," ungkapnya.

Sebagai informasi, Maulid Akbar di Kota Pekalongan sedianya akan digelar tanggal 18-22 November 2020.

Puncak acara rencana pada hari Minggu (22/11/2020).

Setelah melalui pertimbangan matang, Habib Luthfi bin Yahya akhirnya mengumumkan kalau acara Maulid Akbar diundur sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Habib Luthfi Putuskan Acara Maulid Akbar di Pekalongan Ditunda, Ganjar: Itu Cara yang Bijak

Baca juga: Viral, dr Tirta Sorot Konvoi Kampanye di Pekalongan Tanpa Protokol Kesehatan, Ganjar: Bubarkan Saja

Baca juga: Ungker, Kepompong Ulat Jati Kuliner Ekstrim Khas Blora, Murmer Rp10.000 Per Ons, Berani Coba?

Baca juga: Menegangkan, Aksi Kejar-kejaran Pengedar Sabu dan Polisi di Purbalingga hingga Tabrak Pagar Rumah

Baca juga: Intruksi Mendagri soal Prokes, Kepala Daerah Bisa Dicopot, Ganjar: Gak Perlu Ngancam-ngancam

Editor: yayan isro roziki
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved