Breaking News:

Berita Semarang

16 Ribu ASN Kota Semarang Mulai Disuntik Vaksin Covid-19, Litani: Semua Bersedia Divaksinasi

16 Ribu ASN Kota Semarang Mulai Disuntik Vaksin Covid-19, Litani: Semua Bersedia Divaksinasi

Tribunpantura.com/Eka Yulianti Fajlin
ASN Pemkot Semarang menunjukan sertifikat vaksin usai mengikuti program vaksinasi di Balai Kota Semarang, Senin (22/2/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Semarang mulai disuntik vaksin, Senin (22/2/2021).

Sekda cum PLH Wali Kota Semarang, Iswar Aminudin menyebutkan, ada 16 ribu orang meliputi PNS dan Non-PNS.

Khusus ASN di lingkungan balai kota mengikuti program vaksinasi di Gedung Balai Kota Semarang. ASN.

Banser Bojong Kabupaten Tegal Diterjunkan ke Lokasi Bencana

Harga Bunga Melati di Pemalang Meroket Naik 600 Persen

Vaksinasi Tahap Dua di Kabupaten Tegal Mulai Selasa Esok, Hendadi: 1.200 Vial Vaksin

Kepala Kanwil Kemenag Lantik Pengurus Rohis SMA dan SMK Jateng

Sedangkan, ASN di luar balai kota dipersilakan melakukan vaksinasi di puskesmas terdekat dari kantor yang bersangkutan.

"Kapasitas di balai kota per hari 500 orang sesuai kemampuan tenaga dan ruangan."

"Kami khawatir kalau terlalu banyak prokes tidak diperhatikan. Kami berharap bisa selesai satu bulan," ucap Iswar saat sela-sela vaksinasi di Balai Kota Semarang.

Sebagai pelayan publik, Iswar berharap ASN bisa lebih percaya diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat setelah mengikuti vaksin.

Dia pun mengingatkan mereka tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Kami harap setelah dilakukan vaksin suntikan pertama, proses tetap harus berjalan."

"Teman-teman dua minggu kemudian bisa mencapai suntikan kedua. Baru, kekebalannya bisa 90 persen," sebut Iswar.

Sementara itu Kepala BKPP Kota Semarang, Litani Satyawati mengatakan, jumlah PNS Pemerintah Kota Semarang sebanyak 9.000 orang.

Ditambah, non-PNS sekitar 8.000 orang. Menurutnya, non ASN tetap mendapat jatah vaksin karena mereka membantu Pemkot melayani masyarakat.

Sehingga, pihaknya harus memastikan mereka harus sehat agar bisa memberikan pelayanan terbaik.

"Sejauh ini, semua bersedia divaksin. Kami harus sukseskan ini."

"Kalau ada yang tidak mau, berarti pemikirannya salah. Kita hra beri contoh kepada masyarakat," ucapnya. (eyf)

UPDATE Kondisi Pengungsi Banjir di Kota Pekalongan, 3.101 Warga Masih Mengungsi

Vaksinasi Tahap Dua Bagi Petugas Layanan Publik di Kabupaten Tegal Belum Dilaksanakan Hari Ini

Diadukan ke Mabes Polri, Polres Pemalang : Penanganan Kasus Penganiayaan Sudah Sesuai Prosedur

Tali Pusar Masih Menempel di Jenazah Bayi yang Ditemukan di Pesisir Desa Sugihwaras Pemalang

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved