Breaking News:

Opini

Opini Idham Cholid: Gus Yaqut Dinilai Bikin Gaduh, Jasmerah Kemenag

Opini Idham Cholid: Gus Yaqut Dinilai Bikin Gaduh, Jasmerah Kemenag jangan lupakan sejarah kemenag

Istimewa
Idham Cholid, Kader NU & alumni PMII, tinggal di Wonosobo. 

Kaum muda khususnya, apalagi yang lahir pasca 1990an atau generasi milenial, haruslah mempunyai kesadaran historis. Pesannya jelas: "Jasmerah, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah," demikian Bung Karno (1966).

Kepada mereka mestinya disuguhkan sejarah yang benar tentang bangsa ini. Karena, jujur harus diakui, 32 tahun rezim orde baru telah sangat berhasil membuat sejarahnya sendiri.

Disadari atau tidak, kita semua telah dibuai. Seakan tak ada "sisi lain" fakta sejarah yang bisa disuguhkan.

Kita lihat saja sejarah tentang Pancasila. Bukankah pemerintah baru menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keppres Nomor 24 Tahun 2016?

Artinya, pemerintahan Presiden Jokowi yang mempunyai keberanian untuk menetapkan itu. Inilah bagian penting dari upaya meluruskan sejarah.

Atau, yang terkait langsung dengan NU, misalnya. Yakni tentang Resolusi Jihad. Selama ini kita hanya dikenalkan pada sejarah pertempuran 10 Nopember 1945 di Surabaya, dengan tokoh utama Bung Tomo.

Tetapi kronologi sejarah yang mengiringinya, bahkan hingga kenapa pekik takbir dikumandangkan saat itu, tak sedikitpun disuguhkan dalam mata pelajaran sejarah kita.

Adilkah, jika Hadlratus-Syaikh KH Hasyim Asy'ari dengan Resolusi Jihad-nya pada 22 Oktober 1945 sama sekali luput dari catatan sejarah Indonesia? Justru, Bung Tomo menggemakan takbir karena fatwa Resolusi Jihad itu.

Sejarah juga tidak mencatat Kiai Abbas, Buntet Cirebon, yang memimpin pertempuran 10 Nopember tersebut. Berapa banyak kiai dan santri yang menjadi korban saat itu pun tak ada catatannya.

Justru, sejarah itulah yang ditulis dengan sangat apik oleh Muhammad Asad Shahab (w.2001), jurnalis Arab yang pernah meliput ketika Revolusi Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved