Berita Brebes
Kala Rumah Anak SIGAP Atasi Stunting di Pesisir Brebes, Edukasi Orangtua Pola Asuh Positif
Kala Rumah Anak SIGAP Atasi Stunting di Pesisir Brebes, Edukasi Orangtua Pola Asuh Positif.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m zaenal arifin
"Keberhasilan itu, pertama dilatarbelakangi oleh komitmen pemerintah diikuti sinergitas antar organisasi perangkat daerah. Kemudian keterlibatan semua unsur, seperti organisasi masyarakat, perusahaan, perguruan tinggi, dan lembaga lainnya," ujar Akhmad Ma’mun, Kepala DP3KB Brebes saat ditemui di kantornya, Selasa (3/12/2024).

Menurut Ma'mun, Tanoto Foundation menjadi bagian penting dalam upaya penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Brebes. Tidak hanya mendirikan Rumah Anak SIGAP, tetapi juga menggagas Peraturan Bupati Brebes Nomor 29 Tahun 2022 tentang Perubahan Perilaku.
Pola asuh positif yang diberikan kepada para orangtua inilah yang berdampak terhadap perubahan perilaku masyarakat pesisir Desa Kluwut. Ibu-ibu yang memiliki baduta dan balita menjadi paham tentang gizi seimbang.
“Keberadaannya (red, Rumah Anak SIGAP) sangat strategis dalam percepatan penurunan stunting, sudah terbukti. Di awal data stunting di Desa Kluwut itu jumlahnya sampai 222 anak, sekarang data terakhir 149 anak. Ada penurunan 73 anak atau sekira 32,82 persen,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Brebes berharap Rumah Anak SIGAP Kluwut tetap beroperasi meski sudah mandiri dari Tanoto Foundation, pada Desember 2024. Program yang sudah berjalan baik, jangan sampai terhenti.
Perlu ada sinergi dari pemerintah desa setempat untuk mendukung keberlanjutan Rumah Anak SIGAP.
“Meski Desember 2024 ini sudah mandiri, harapannya terus berkesinambungan jangan sampai berhenti. Kami akan dorong agar bisa dikelola oleh kader dan pemerintah desa,” katanya.
Baca juga: Aksi Bersama yang Dilakukan Pemkab Tegal Sukses Turunkan Prevalensi Stunting di 2024 Ini
Sementara itu, Pemerintah Desa Kluwut berencana melanjutkan program Rumah Anak SIGAP yang telah digagas oleh Tanoto Foundation. Tetapi prosesnya harus melalui pembahasan di Musyawarah Desa (Musdes) Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPdes).
Selama dua tahun terakhir, Rumah Anak SIGAP turut mengintervensi stunting bersama program lainnya di Kabupaten Brebes. Seperti program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Gerakan Stunting Peduli Donasi Telur (Gaspol), dan Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan).
Keberadaan program tersebut berdampak terhadap intervensi penurunan stunting, utamanya bagi anak di usia 0-3 tahun.
“Terimakasih kepada Tanoto Foundation yang sudah memberikan program bagus di desa kami. Harapannya semoga program ini bisa dilanjutkan," kata Pj Kepala Desa Kluwut, Abdul Gofur. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.