Sabtu, 18 April 2026

Berita Kebdal

DPRD Minta Pemkab Kendal Tambah Anggaran untuk Penanganan Bencana dan Covid-19

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kendal menyoroti perkembangan penanganan bencana dan pandemi Covid-19 perlu ditingkatkan kembali.

Editor: Rival Almanaf
Kompas.com
Ilustrasi penyuntikan vaksin Covid-19 

TRIBUN-PANTURA.COM, KENDAL - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kendal menyoroti perkembangan penanganan bencana dan pandemi Covid-19 perlu ditingkatkan kembali.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi PKB, Mahfud Sodiq pada Rapat Paripurna DPRD Kendal, Jumat (22/1/2021) yang juga diikuti pejabat eksekutif melalui virtual.

Mahfud mengatakan, adanya kejadian bencana di beberapa daerah di Kendal seperti tanah longsor dan banjir harus segera ditanggulangi oleh Pemerintah setempat.

Terlebih di beberapa wilayah Kendal masih menjadi langganan banjir. Juga beberapa wilayah pegunungan yang rawan terhadap bencana longsor.

Baca juga: Tuntutan Dikabulkan Ganjar Pranowo, Panser Biru Bersih-bersih Kota Semarang

Baca juga: Bencana Tanah Bergerak Terjadi di Sejumlah Daerah di Jateng, Dinas ESDM Beri Rekomendasi

Baca juga: Terjadi Penurunan Tanah Di Kota Pekalongan 6 Centimeter per Tahun

Baca juga: Dapat Jatah Vaksin Covid-19, Tenaga Pendidik Berharap Segera Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Ia meminta agar dilakukan upaya antisipasi yang maksimal dan terukur agar tidak menimbulkan korban atau kerugian yang besar.

"Kami mengakui pembangunan di Kendal cukup maju, namun tidak menampik adanya eksploitasi alam berdampak pada kerusakan yang bisa menimbulkan bencana dan perlu diantisipasi," terangnya.

Kata Mahfud, terkait penanggulangan pandemi Covid-19, ia berharap pemerintah daerah bisa memaksimalkan upaya-upaya pencegahan agar penyebaran Covid-19 di Kendal bisa ditekan.

Mengingat perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal masih menempati urutan 3 teratas di Jawa Tengah.

Selain itu, RSUD dr Soewondo dan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Kabupaten Kendal sebagai rujukan utama pasien Covid-19 di Kendal harus mendapat perhatian.

Seperti contoh penambahan anggaran agar bisa menambah ruang isolasi, hingga perlengkapan medis lainnya.  

"Saat ini anggaran untuk RSUD dr Soewondo untuk Covid-19 hanya untuk tiga bulan ke depan. Padahal saat ini kondisi penyebaran Covid-19 terus meningkat, sehingga harus diantisipasi supaya penanganan pasien tidak berhenti di tengah jalan, perlu ada penambahan anggaran," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kendal Muhammad Makmun menambahkan, potensi bencana alam, terutama banjir memang masih menjadi ancaman yang serius di Kabupaten Kendal. 

Khususnya banjir selalu mengancam beberapa warga di daerah langganan banjir saat musim hujan tiba setiap tahunnya. Karena itu, pihaknya akan segera mungkin berkordinasi dengan pemerintah daerah khususnya BPBD agar bisa mengantisipasinya sebelum terjadi bencana yang memakan korban.

Baca juga: Jalan Provinsi Desa Gripit Banjarnegara Tertimbun Longsor, Pengendara Terancam

Baca juga: Mukti Agung Wibowo, dan Mansyur Hidayat, Ditetap Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Terpilih

Baca juga: Operasi PPKM di Batang, Masyarakat Tak Pakai Masker di Rapid Antibodi

Baca juga: Ada Kelompok Usia yang Belum Bisa Divaksin Covid-19, Begini Tanggapan IDI

Khusus penanganan pandemi Covid-19, Makmun menegaskan, dewan akan meminta kepada Satgas Penanganan Covid-19 agar lebih aktif lagi dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19

Serta, meminta pemerintah daerah agar bisa meningkatkan pelayanan dalam penanganan pasien corona. Baik yang bergejala dirawat di rumah sakit maupun pasien tanpa gejala.

"Memang kondisi pandemi saat ini masih mengkhawatirkan. Maka pelayanan di rumah sakit harus disupport, seperti tenaga medis harus mendapat perhatian lebih," katanya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kendal, jumlah total kasus Covid-19 di Kendal sebanyak 5.040 orang. Dengan rincian, 670 masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri, 205 orang meninggal dan sisanya sembuh. (Sam)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved