Berita Kendal
Mengenal Ponpes An Nur Kersan Kendal, Berdiri pada 1884, Tetap Pertahankan Metode Pengajaran Salaf
Mengenal Ponpes An Nur Kersan Kendal, Berdiri pada 1884, Tetap Pertahankan Metode Pengajaran Salaf
Penulis: Saiful Masum | Editor: yayan isro roziki
Tak Mengenal Umur
M Kholidil Wafa menuturkan, dengan berpegang pada pengajaran salafi murni, santri PP An Nur Kersan tidak memandang umur.
Bahkan, katanya, ada juga santri senior yang berusia di atas 60 tahun masih menetap dan tinggal di lingkungan pondok.
Mereka mengikuti kegiatan mengaji kitab para santri lain 5 kali dalam sehari. Termasuk mengikuti madrasah diniyah setiap malamnya.
"Kalau santri senior, rata-rata adalah dulunya santri PP An Nur Kersan. Jadi alumni, kemudian kembali lagi ke sini."
"Semua santri di sini hidupnya mandiri, mencari makan sendiri, masak sendiri, namun tidak jangan sampai melupakan waktunya mengaji," terangnya.
Kata Kholid, pihaknya akan terus berjuang mempertahankan eksistensi pondok sebagai sarana dakwah tanpa henti.
Ia berharap, PP An Nur Kersan menjadi kawah candradimuka (pusat pembelajaran) agama Islam untuk melahirkan para generasi penerus penyebar agama Islam di berbagai daerah.
"Kita sudah ada organisasi alumni yang kuat dengan nama himpunan mutakhorijin PP An Nur Kersan (Himmaka). Sudah ada ribuan santri di dalamnya, dan ini menjadi kekuatan pondok agar bisa terus berdakwah," tukasnya. (Sam)
Baca juga: Terdeteksi di Kedalaman 850 Meter, Begini Kesulitan yang Dialami Tim Evakuasi KRI Nanggala 402
Baca juga: Namanya Torakor Tomat Rasa Korma Kreasi Pasutri di Brebes, Rasa Warna dan Bentuknya Mirip Kurma
Baca juga: Mencicipi Ampo di Blora, Kuliner Jadul Terbuat dari Tanah Liat, Dipercaya Bisa Obati Sakit Perut
Baca juga: Ahli Luar Negeri Sebut KRI Nanggala 402 Tenggelam Terlalu Dalam, Sulit Diprediksi Apa yang Terjadi