Berita Semarang
Terus Ditarik Iuran Penanganan Banjir dan Rob, Warga Panggung Lor Gugat P5L ke PN Semarang
Terus Ditarik Iuran Penanganan Banjir dan Rob, Warga Panggung Lor Gugat P5L ke PN Semarang, Ini yang Mereka Inginkan
Penulis: m zaenal arifin | Editor: yayan isro roziki
Saksi lagi, Ferdinand Aryanto menyampaikan, pernah menerima surat peringatan penyelesaian tunggakan tagihan dari P5L karena tak membayar iuran sejak Januari 2019.
Ia enggan membayar karena sudah tidak ada banjir dan rob lagi.
"Saya tidak pernah dimintai izin untuk menjadi anggota P5L. Tapi tiba-tiba dikirimi tagihan atas tunggakan iuran. Makanya saya protes," katanya.
Sebenarnya, lanjutnya, ia tidak mempersoalkan jika ada iuran untuk operasional pompa.
Hanya saja besaran iuran harus dibahas bersama oleh warga, tidak ditentukan sepihak oleh pengurus P5L.
"Tidak perlu ada P5L, kalau butuh BBM untuk operasional pompa, bisa dirembug, tidak dipaksakan seperti sekarang," tegasnya.
Usai mendengarkan keterangan saksi, majelis hakim PN Semarang kemudian menunda sidang dan akan melanjutkannya kembali pada pekan depan dengan agenda keterangan saksi lainnya. (Nal)
Baca juga: Pedagang Tempe di Pemalang Kesal saat Bantuan Bahan Pangan Masyarakat Turun, Ini Respon Pemerintah
Baca juga: Disdikbud Kota Tegal Usulkan 5 SMP Tambahan dalam Uji Coba PTM Tahap 2, Ini Penjelasannya
Baca juga: Evaluasi Simulasi PTM di Batang, Wihaji Temukan Siswa Teledor Tak Pakai Masker di Kelas
Baca juga: Nenek Indun Tewas Terpeleset ke Sumur Sedalam 4 Meter di Pekalongan, Cucunya Beteriak Histeris