Opini
Opini Idham Cholid: Mengapa Harus Gus Yahya?
Opini Idham Cholid: Mengapa Harus Gus Yahya? muktamar ke 43 nu di lampung gus yahya ketua umum pbnu
Di usia 55 tahun saat ini, Gus Yahya tentu sudah sangat matang. Dia yang seumuran Kiai Hasyim ketika terpilih menjadi Ketua Umum PBNU pada Muktamar 1999, sebenarnya masih kalah muda dengan Gus Dur yang tampil saat usianya menginjak 44 tahun. Inipun, bukan yang paling muda.
Dalam sejarah NU, tercatat ada tiga pemimpin muda, tampil sebagai Ketua Umum ketika usianya belum 40 tahun. KH Wahid Hasyim, ayah Gus Dur sendiri, menjadi Ketua Umum PBNU saat usianya 37 tahun.
KH Idham Chalid di usia 35 tahun. Lebih muda lagi KH Mahfudz Shiddiq, kakak Rais Aam KH Ahmad Shiddiq, yang terpilih menjadi Ketua Umum ketika masih 30 tahun.
Saat ini, setidaknya, Gus Yahya menjadi representasi generasi 60an. Ke depan, generasi 70-an bahkan 80-an sudah banyak bertumbuhan. Maka perlu kebesaran jiwa dan kesadaran bersama. Regenerasi kepemimpinan jangan lagi ditunda. Tak lain, untuk tampilnya para pemimpin muda. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Idham-Cholid-Kader-NU-alumni-PMII-Ketua-Umum-Jayanusa-34.jpg)